Saya Tidak Dendam Sama Anies Walaupun Memberi Nilai 11
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Senin, 29 Sep 2025
- visibility 75
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – Pengakuan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri penutupan Musyawarah Nasional VI Partai Keadilan Sejahtera di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Senin (29/9/2025).
Mulanya, Prabowo mengingatkan seluruh peserta Munas VI PKS untuk menjadi bangsa yang dewasa. Jika kita ingin menang, maka kita juga harus siap kalah.
Presiden Prabowo Subianto menyatakan dirinya tidak menyimpan dendam kepada Anies Baswedan yang menjadi rivalnya saat Pilpres 2024. Menurut dia, panasnya debat dan persaingannya dengan Anies saat kampanye bagian dari demokrasi.
“Saya tuh enggak dendam sama Anies,” Prabowo di hadapan para kader PKS dan tamu undangan lainnya.
Prabowo lantas mengungkit ketika Anies memberi nilai 11 atas kinerjanya sebagai menteri pertahanan saat sesi debat calon presiden Pilpres 2024.
“Kalau yang dikasih nilai 11 itu enggak apa-apa, eh bener lho sebenarnya dia yang bantu aku menang, karena mak-mak kasihan gitu lho,” ujar Prabowo.
Prabowo mengatakan debat dan persaingan dengan Anies saat pilpres memang harus panas, agar pesta demokrasi lebih menarik. Menurutnya, itu bagian dari demokrasi. Setelah pilpres selesai, semua harus bersatu kembali.
“Kita harus demokrasi yang dewasa, siapa pun presiden, siapa pun wakil presiden, oke, yang penting siapa pun kita bersatu, kita kerja untuk bangsa dan negara,” kata Prabowo.
Diketahui, saat Pilpres 2024, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar diusung oleh koalisi Partai Nasdem, PKB, dan PKS. Sedangkan Prabowo-Gibran Rakabuming Raka didukung koalisi besar Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, PBB, Gelora, PSI, Prima, dan Garuda.
- Penulis: mediagramindo


