Sudah Saatnya Kesultanan Deli Miliki Peran Besar di Kota Medan
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Sabtu, 11 Mei 2024
- visibility 334
- print Cetak

Sultan Mahmud Aria Lamanjiji Perkasa Alamsyah Sultan Deli ke-14
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Komentar pun bergulir dipostingnya yang dibalas langsung oleh akun Tuanku Aji sebutnya,”terima kasih abangda jiji sukses selalu,” tak lama berselang komentar Sultan pun dibalas,”siap tuanku dengan motion berapi api,” dari jiji yang tak lain staff ahli Walikota Medan Bobby Nasution yang juga penasehat Rumah Kolaborasi Bobby Nasution (RKBN). Terkesan mengisyaratkan wajah pemimpin baru sebagai Walikota Medan kedepan.
Memastikan arah postingan dari staff ahli Walikota Medan yang juga penasehat RKBN, dimana saat ini sedang ramai pendaftaran calon Walikota Medan, Hasanul jihadi menjawab, “Hehe kalau itu dikembalikan ke warga medanlah bg,” balasnya via WhatsApp.
Dengan demikian, sosok pemimpin Walikota Medan harus dapat mengayomi berbagai multi etnis dan mengembalikan kembali visi misi Kota Medan dulunya sebagai “Parisj van Sumatera” Ketika Ibukota Kesultanan Deli Pindah ke Medan, hamparan tanah rawa disulap menjadi ibukota modern nan megah hingga berjuluk Paris-nya Sumatra. Kota dengan pintu gerbang Indonesia di bagian Barat, Medan menjadi pusat perdagangan, industri, dan bisnis yang multikultur sejak zaman Hindia Belanda saat itu.
- Penulis: mediagramindo


