Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Terkesan Membuka Luka Lama Gelar Pahlawan Untuk Presiden ke II

Terkesan Membuka Luka Lama Gelar Pahlawan Untuk Presiden ke II

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • visibility 383
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Menteri Kebudayaan sekaligus Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), Fadli Zon, menyampaikan bahwa penetapan pahlawan nasional tahun ini merupakan hasil dari proses seleksi panjang yang melibatkan berbagai tingkat pemerintahan dari kabupaten hingga pusat.

Ia menjelaskan, seluruh nama calon pahlawan telah melalui penilaian oleh Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar di daerah, kemudian difinalisasi oleh Kementerian Sosial dan akhirnya disidangkan di Dewan GTK.

Fadli Zon mengungkapkan bahwa dari 49 nama yang diajukan tahun ini, sebanyak 24 dinyatakan sebagai prioritas dan 10 lainnya dipilih langsung oleh Presiden.

Ia menambahkan bahwa penetapan pahlawan nasional kepada Presiden Soeharto menuai polemik, namun menurutnya, keputusan tersebut didasarkan pada rekam jasa perjuangan selama masa revolusi dan pembangunan nasional, bukan menilai aspek politik masa jabatannya.

“Pak Harto ikut Serangan Umum 1 Maret, pertempuran di Ambarawa dan Semarang, serta menjadi Komandan Operasi Mandala untuk perebutan Irian Barat,” ujarnya.

Namun, pandangan berbeda disampaikan oleh sejarawan Universitas Nasional, Andi Achdian. Ia menilai bahwa pengangkatan Soeharto dan aktivis buruh Marsinah secara bersamaan sebagai pahlawan nasional merupakan langkah simbolik yang paradoksal.

Ia bahkan menyebutnya sebagai “teater yang menyamarkan sesuatu,” dan menilai hal tersebut sebagai ironi serta tragikomedi karena korban penindasan justru dipertemukan dengan sosok yang pernah menjadi bagian dari sistem yang menindas mereka.

“Pengangkatan Soeharto sebagai pahlawan nasional merepresentasikan upaya normalisasi kekuasaan Orde Baru. Dengan mengangkat Soeharto, kita seolah menulis ulang sejarah dengan membalikkan fakta,” kata Andi.

Selain itu, protes terhadap penetapan ini juga disampaikan oleh Jaringan GUSDURian. Direktur Jaringan GUSDURian, Alissa Wahid, menyebut bahwa momentum Hari Pahlawan tahun ini menghadirkan dilema berat.

Menurutnya, masyarakat tidak hanya diingatkan akan teladan dari para tokoh yang dinobatkan sebagai pahlawan nasional, tetapi juga disuguhkan dengan kenyataan bahwa penguasa membuka luka lama dari sejarah kelam bangsa Indonesia.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Atlet Sumut Masuk Pelatnas Sea Games 2025

    5 Atlet Sumut Masuk Pelatnas Sea Games 2025

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Medan – Lima atletik binaan Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia Sumatera Utara (Pengprov PASI Sumut), dipanggil PB PASI masuk Pelatnas Sea Games 2025 di Thailand. Masuknya 5 atletik Sumut merupakan pencapaian prestasi terbesar dalam sejarah kepengurusan PASI Sumut, yang dipimpin David Luther Lubis. Kelima atletik tersebut yakni, Nella Agustin (200m, 400m dan 400 gawang), […]

  • Mayjen TNI Rio Firdianto Pimpin Sidang Calon Bintara

    Mayjen TNI Rio Firdianto Pimpin Sidang Calon Bintara

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Pematangsiantar – Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Rio Firdianto memimpin langsung sidang Pantukhir Penerimaan Calon Bintara (Caba) PK Gelombang II TA 2024 Subpanpus Kodam I/BB yang digelar di Aula AH Nasution Mako Rindam I/BB, Pematangsiantar, pada Rabu (11/12/2024). Acara dimulai dengan laporan dari Sekretaris II kepada Pangdam I/BB selaku Ketua Sidang, dilanjutkan sambutan Aspers Kasad […]

  • Pria Tua Kepincut Anak SMP, Korban di Culik Setelah Lamaran Ditolak

    Pria Tua Kepincut Anak SMP, Korban di Culik Setelah Lamaran Ditolak

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Bone – Kejahatan terhadap anak kembali terjadi di Kabupaten Bone. Seorang siswa SMP berusia 14 tahun berhasil diselamatkan setelah sempat diculik oleh lima pelaku yang diduga nekat karena penolakan lamaran dari salah satu pelaku. Peristiwa ini bermula saat korban NA sedang dalam perjalanan pulang dari sekolah di Dusun Tanah Cellae, Desa Abbanuang, Kecamatan Awangpone. Sekitar […]

  • Kehidupan Bocah 10 Tahun di Nias Selatan Menyayat Hati

    Kehidupan Bocah 10 Tahun di Nias Selatan Menyayat Hati

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Nias Selatan – Wajah sedu sendu NN bocah 10 tahun di Kecamatan Lolowau, Kabupaten Nias Selatan, Sumut mengundang empati publik setelah viral. Gadis mungil usia 10 tahun itu diduga disiksa keluarganya dengan sadis hingga mengalami bengkok pada patah kaki dan tangan Bocah ini kabarnya yatim, setelah orangtua dari bocah 10 tahun ini meninggal dan ibunya […]

  • BPS Aceh Catat Nilai Ekspor Januari-Mei 2025 Capai Rp3,8 Triliun, Batubara Jadi Komoditas Utama

    BPS Aceh Catat Nilai Ekspor Januari-Mei 2025 Capai Rp3,8 Triliun, Batubara Jadi Komoditas Utama

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 118
    • 0Komentar

    BANDA ACEH – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh melaporkan bahwa total nilai ekspor Aceh selama periode Januari hingga Mei 2025 mencapai USD 265,1 juta dengan volume mencapai 5.394.833,3 ton. Data ini menunjukkan adanya dinamika ekonomi ekspor di provinsi ujung paling barat Indonesia tersebut. Plt Kepala BPS Aceh, Tasdik Ilhamudin, menyampaikan bahwa komoditas batubara tetap […]

  • Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Ruang Rapat, Dipicu Bullying

    Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Ruang Rapat, Dipicu Bullying

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 138
    • 0Komentar

    TENGGARONG – Kebakaran terjadi di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Selasa pagi 11 Agustus 2026 sekitar pukul 07.20 WITA. Seorang pegawai berinisial MA atau MFA, 24 tahun, yang bekerja sebagai operator call center atau command center, telah diamankan aparat kepolisian Polres Kukar. Peristiwa ini terjadi di Jalan Pahlawan, Kelurahan Timbau, […]

expand_less