Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Terkesan Membuka Luka Lama Gelar Pahlawan Untuk Presiden ke II

Terkesan Membuka Luka Lama Gelar Pahlawan Untuk Presiden ke II

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • visibility 385
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Menteri Kebudayaan sekaligus Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), Fadli Zon, menyampaikan bahwa penetapan pahlawan nasional tahun ini merupakan hasil dari proses seleksi panjang yang melibatkan berbagai tingkat pemerintahan dari kabupaten hingga pusat.

Ia menjelaskan, seluruh nama calon pahlawan telah melalui penilaian oleh Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar di daerah, kemudian difinalisasi oleh Kementerian Sosial dan akhirnya disidangkan di Dewan GTK.

Fadli Zon mengungkapkan bahwa dari 49 nama yang diajukan tahun ini, sebanyak 24 dinyatakan sebagai prioritas dan 10 lainnya dipilih langsung oleh Presiden.

Ia menambahkan bahwa penetapan pahlawan nasional kepada Presiden Soeharto menuai polemik, namun menurutnya, keputusan tersebut didasarkan pada rekam jasa perjuangan selama masa revolusi dan pembangunan nasional, bukan menilai aspek politik masa jabatannya.

“Pak Harto ikut Serangan Umum 1 Maret, pertempuran di Ambarawa dan Semarang, serta menjadi Komandan Operasi Mandala untuk perebutan Irian Barat,” ujarnya.

Namun, pandangan berbeda disampaikan oleh sejarawan Universitas Nasional, Andi Achdian. Ia menilai bahwa pengangkatan Soeharto dan aktivis buruh Marsinah secara bersamaan sebagai pahlawan nasional merupakan langkah simbolik yang paradoksal.

Ia bahkan menyebutnya sebagai “teater yang menyamarkan sesuatu,” dan menilai hal tersebut sebagai ironi serta tragikomedi karena korban penindasan justru dipertemukan dengan sosok yang pernah menjadi bagian dari sistem yang menindas mereka.

“Pengangkatan Soeharto sebagai pahlawan nasional merepresentasikan upaya normalisasi kekuasaan Orde Baru. Dengan mengangkat Soeharto, kita seolah menulis ulang sejarah dengan membalikkan fakta,” kata Andi.

Selain itu, protes terhadap penetapan ini juga disampaikan oleh Jaringan GUSDURian. Direktur Jaringan GUSDURian, Alissa Wahid, menyebut bahwa momentum Hari Pahlawan tahun ini menghadirkan dilema berat.

Menurutnya, masyarakat tidak hanya diingatkan akan teladan dari para tokoh yang dinobatkan sebagai pahlawan nasional, tetapi juga disuguhkan dengan kenyataan bahwa penguasa membuka luka lama dari sejarah kelam bangsa Indonesia.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bobby Nasution Bakal Berikan Keadilan Bagi Masyarakat Kecil di Sumatera Utara

    Bobby Nasution Bakal Berikan Keadilan Bagi Masyarakat Kecil di Sumatera Utara

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 118
    • 0Komentar

    MEDAN – Sumatera Utara merupakan salah satu daerah perkebunan di Indonesia. Hal ini dikarenakan sebagian besar wilayahnya terdapat perkebunan dengan berbagai komoditi, mulai dari sawit, karet, kopi dan lainnya. Bahkan, Sumatera Utara merupakan penghasil sawit terbesar di Indonesia. Berangkat dari situasi ini, maka diperlukan asas keadilan kepada masyarakat yang hidup berdampingan dengan para pelaku atau […]

  • Aliansi Mahasiswa Sumut Minta Partai Nasdem Pecat ESS

    Aliansi Mahasiswa Sumut Minta Partai Nasdem Pecat ESS

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 97
    • 0Komentar

    MEDAN – Aliansi Mahasiswa Sumatera Utara mendesak agar Partai Nasdem memecat ESS, oknum Anggota DPRD yang divonis penjara selama 2 tahun akibat kasus penganiayaan terhadap karyawan PT SAE di lingkungan PLTA Batangtoru. Hal ini disampaikan mahasiswa ketika menggelar aksi unjukrasa di depan Kantor DPW Partai Nasdem Sumut, Jalan Prof. HM Yamin, Jumat, 7 Februari 2025. […]

  • Mensos: Kemiskinan adalah tantangan peradaban, Perkuat fondasi keadilan sosial

    Mensos: Kemiskinan adalah tantangan peradaban, Perkuat fondasi keadilan sosial

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menegaskan kemiskinan bukan sekadar soal angka dan ekonomi, tetapi merupakan tantangan peradaban. “Kemiskinan bukan sekadar masalah angka juga bukan sekadar ekonomi. Kemiskinan adalah tantangan peradaban. Mengatasi kemiskinan berarti menyelamatkan masa depan bangsa, memperkuat fondasi keadilan sosial, dan menunaikan amanah konstitusi,” kata Mensos dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Senin […]

  • Gubernur Jawa Barat Grebek Aqua, Hasilnya Mengejutkan

    Gubernur Jawa Barat Grebek Aqua, Hasilnya Mengejutkan

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 88
    • 0Komentar

    SUBANG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan inspeksi mendadak ke pabrik Aqua yang berlokasi di Kabupaten Subang. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah pengawasan terhadap klaim perusahaan terkait sumber air yang digunakan dalam produk mereka. Hasil inspeksi tersebut mengungkapkan fakta mengejutkan yang selama ini tidak diketahui publik. Dalam kunjungan tersebut, Dedi Mulyadi menyambangi fasilitas produksi […]

  • Satpam Piting Pria Yang Nyamar Menggunakan Mukena

    Satpam Piting Pria Yang Nyamar Menggunakan Mukena

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Mataram – Pria yang diketahui bernama Farhan Rifqi Yulianta (20), seorang mahasiswa jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian di Universitas Mataram asal Desa Puyung, Kecamatan Jonggat, Loteng menyamar sebagai jamaah perempuan di amankan Satpam Masjid Hubbul Wathan Islamic Center. Diketahui seorang laki-laki menggunakan mukena memasuki tempat salat perempuan di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center (IC). Peristiwa […]

  • Pelatihan Menjahit Bekal Warga Binaan Menjadi Manusia Mandiri

    Pelatihan Menjahit Bekal Warga Binaan Menjadi Manusia Mandiri

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 110
    • 0Komentar

    MEDAN – Rumah Tahanan Negara Kelas I Medan Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara menggandeng PT Widuri Inti Rezeki dalam rangka memberikan pelatihan menjahit kepada Warga Binaan Rutan Medan, Selasa (02/07). Pelatihan yang dibuka oleh Kepala Rutan Kelas I Medan, Nimrot Sihotang dan Perwakilan dari PT Widuri Inti Rezeki yang dilaksanakan di Subseksi Bimbingan Kerja, dengan harapan […]

expand_less