Ekspor Cangkang Sawit ke Jepang Menjadi Komoditas Andalan
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
- visibility 177
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Mediagram – Indonesia terus mempertahankan posisi sebagai salah satu negara penghasil cangkang kelapa sawit terbesar di dunia. Meskipun mengalami penurunan kinerja, ekspor cangkang sawit tetap menjadi komoditas andalan yang memberikan kontribusi signifikan terhadap devisa negara.
Berdasarkan data dari Satudata Kementerian Perdagangan (Kemendag), selama periode Oktober 2024 hingga Oktober 2025, nilai ekspor cangkang kelapa sawit dengan kode HS 14049091 mencapai US$ 538,3 juta. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 8,74% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Penurunan ini tidak lepas dari tantangan global yang dihadapi pasar biomassa.
Persaingan internasional untuk pasokan biomassa semakin ketat, terutama karena adanya regulasi impor energi berbasis limbah yang semakin ketat di sejumlah negara maju.
Kebijakan tersebut bertujuan untuk menekan emisi karbon, sehingga mempengaruhi permintaan terhadap bahan bakar alternatif seperti cangkang kelapa sawit.
Meski menghadapi tantangan tersebut, cangkang sawit Indonesia tetap menjadi pilihan utama bagi banyak negara sebagai sumber energi terbarukan.
Salah satu pasar terbesar adalah Jepang, yang menyerap lebih dari 94% dari total ekspor cangkang sawit Indonesia, dengan nilai mencapai US$ 507,65 juta.
Sayangnya, ekspor ke Jepang juga mengalami penurunan sebesar 8,91% secara tahunan, menyusul peninjauan ulang subsidi energi biomassa oleh pemerintah Jepang. Kebijakan baru ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengurangan emisi karbon dan mendorong penggunaan biomassa domestik.
Meskipun terjadi perubahan kebijakan dan tantangan dari pasar internasional, permintaan terhadap cangkang sawit dari Indonesia tetap tinggi.
Hal ini disebabkan oleh kualitas bahan baku yang unggul dan kestabilan pasokannya yang terpercaya. Indonesia terus berupaya meningkatkan efisiensi dan kualitas ekspornya agar tetap kompetitif di pasar global, sekaligus mendukung pengembangan energi terbarukan yang ramah lingkungan.
Dengan berbagai tantangan dan peluang yang ada, ekspor cangkang kelapa sawit Indonesia diharapkan dapat kembali menunjukkan tren positif di masa mendatang. Dukungan regulasi yang kondusif dan inovasi dalam pengolahan biomassa menjadi kunci utama agar komoditas ini tetap menjadi mesin penghasil devisa yang menguntungkan bagi Indonesia.
- Penulis: mediagramindo


