Tidak Ada Korban Jiwa Kebakaran Pabrik Sendal Swallow, Ini Penjelasannya
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
- visibility 262
- print Cetak

PT Garuda Mas Perkasa Kota Medan Terbakar Menyisakan Puing-puing bangunan yang ambruk
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medan – Insiden kebakaran besar yang melanda pabrik sendal di Jalan KL Yos Sudarso, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, menjadi perhatian serius warga dan aparat terkait.
Kebakaran ini berlangsung sangat sulit dipadamkan akibat material yang mudah terbakar dan kondisi lokasi yang kompleks.
Sejak awal kebakaran terjadi pada Selasa malam pukul 22.00 WIB, petugas pemadam kebakaran menghadapi tantangan besar. Material utama pabrik, seperti karet dan bahan sintetis lainnya, menyebabkan api dengan cepat menyebar dan sulit dipadamkan meskipun sudah dilakukan penyemprotan air secara intensif.
Api terus membesar dan sesekali terdengar letusan dari kobaran api yang menyala kembali, mengakibatkan upaya pemadaman berlangsung selama berjam-jam di tambah warga sekitar yang memadati lokasi.

Kebakaran Hebat Pabrik Sendal Swallow Tanjung Mulia Kota Medan Sumatera Utara, 27-28 Januari 2026
Hingga pukul 09.20 WIB hari Rabu (28/01), kepulan asap tebal masih terlihat membumbung tinggi ke udara dan dapat dilihat dari berbagai sudut kota. Petugas tetap berjibaku di lokasi, berusaha mengendalikan api.
Akibat kebakaran hebat ini, bangunan pabrik mengalami kerusakan parah bahkan sebagian besar bangunan ambruk.
Meski tidak ada laporan korban jiwa, kerugian material diperkirakan mencapai milyaran rupiah. Hingga saat ini, penyebab pasti dari kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Kepala HRD PT Garuda Mas Perkasa, Maya Novianti, menegaskan bahwa tidak ada karyawan atau pekerja yang menjadi korban jiwa dalam insiden ini.
“Informasi yang beredar di media sosial dan yang kami dengar disebutkan ada korban jiwa. Sampai sejauh ini tidak ada korban jiwa,” ujarnya kepada wartawan, (28/01).
Kebakaran yang berlangsung selama hampir 12 jam ini berhasil dikendalikan. Dampak sosial dan ekonomi dari kebakaran ini cukup besar, mengingat pabrik merupakan salah satu pusat produksi sandal yang cukup signifikan di kawasan tersebut.
Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya langkah-langkah pencegahan kebakaran dan penanganan darurat yang efektif di industri manufaktur, terutama yang menggunakan bahan-bahan mudah terbakar.
- Penulis: mediagramindo


