Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tiga Pelaku Dicambuk Hukum Adat karena Hina Suku Rejang

Tiga Pelaku Dicambuk Hukum Adat karena Hina Suku Rejang

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
  • visibility 172
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bengkulu – Tiga pelaku penghinaan terhadap suku Rejang menjalani hukuman cambuk adat di Bengkulu, Senin (12/05). Tindakan ini merupakan bentuk penegakan hukum adat yang dilakukan terhadap pelaku yang terbukti melakukan ujaran kebencian di media sosial.

Ketiga pelaku yang dihukum adalah MI (26), warga Desa Tasik Malaya, Kecamatan Curup Utara; JN (27), warga Kelurahan Talang Benih, Kecamatan Curup; dan AS (41), warga Desa Dusun Sawah. Mereka menggunakan profil palsu dengan memanfaatkan foto orang lain untuk menyebarkan ujaran kebencian terhadap suku Rejang.

Penggunaan profil palsu ini dilakukan untuk mengelabuhi pihak berwenang serta masyarakat agar tidak langsung mengetahui identitas asli pelaku yang melakukan penghinaan tersebut. Hal ini menunjukkan adanya upaya sistematis dalam menyebarkan ujaran kebencian secara daring.

Sebelumnya, polisi dari Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Sat Reskrim Polres Rejang Lebong telah menangkap ketiga pelaku untuk dimintai keterangan dan pertanggungjawaban atas dugaan tindak pidana ujaran kebencian. Penangkapan ini dilakukan setelah adanya laporan dari masyarakat.

Laporan tersebut datang dari Sopian (61), warga Kelurahan Air Putih Lama, Kecamatan Curup, yang melaporkan adanya unggahan di grup Facebook Forum Tun Te Jang dan Komunitas Tun Jang Be-1. Unggahan tersebut berisi ujaran kebencian yang mengandung unsur provokasi dan diskriminasi terhadap suku Rejang.

Unggahan tersebut dibuat dari akun bernama Fera Angelia dan Wanda Tuti, yang dinilai menyampaikan pernyataan merendahkan suku Rejang dengan kata-kata yang provokatif. Kasus ini menuai perhatian luas karena menyangkut isu sensitif mengenai suku dan keberagaman di Indonesia.

Pihak berwenang, termasuk tokoh adat, Polres Rejang Lebong, Dandim Rejang Lebong, Kejari Rejang Lebong dan aparat pemerintah setempat, hadir dalam pelaksanaan hukuman cambuk di Pemerintahan setempat.

Pelaksanaan hukuman ini bertujuan sebagai bentuk edukasi dan efek jera terhadap penyebaran ujaran kebencian di era digital.

Hukuman cambuk adat ini merupakan bagian dari penegakan hukum adat yang diakui oleh masyarakat setempat sebagai bentuk sanksi moral dan sosial. Masyarakat berharap, langkah ini dapat menjadi contoh agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.

Kasus ini juga menjadi pengingat bahwa ujaran kebencian di media sosial memiliki konsekuensi yang serius, bahkan hingga penegakan hukum adat. Pemerintah dan masyarakat harus bersinergi dalam menjaga keberagaman dan menghormati hak-hak setiap suku dan kelompok masyarakat.

Dengan adanya hukuman ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga sikap dan ucapan di ruang digital. Penghinaan terhadap suku atau kelompok tertentu tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Orang Tua Melapor ke Polisi Terkait Aksi Komunitas Pecinta Alam di Bitung, Sulut

    Orang Tua Melapor ke Polisi Terkait Aksi Komunitas Pecinta Alam di Bitung, Sulut

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Bitung – Seorang orang tua mengajukan laporan ke pihak kepolisian terkait dugaan kekerasan yang dilakukan sebuah komunitas pecinta alam di Kota Bitung. Pelapor, Nurdiana, berharap polisi menindaklanjuti kasus tersebut hingga tuntas dan menghentikan praktik-praktik kekerasan yang diduga terjadi dalam kegiatan organisasi itu. Orang tua Nurdiana mengungkapkan bahwa dirinya tidak ingin kejadian serupa terus berulang. “Kami […]

  • Reskrim Polsek Medan Baru Tembak Kedua Kaki Pelaku Curanmor di Parkiran Plaza Medan Fair

    Reskrim Polsek Medan Baru Tembak Kedua Kaki Pelaku Curanmor di Parkiran Plaza Medan Fair

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 170
    • 0Komentar

    MEDAN – Unit Reskrim Polsek Medan Baru menembak kedua kaki terduga tindak pidana pencurian sepeda motor yang terjadi di parkiran Plaza Medan Fair Jalan Gatot Subroto Kel. Sekip Kec. Medan Petisah. Pelaku Hairy Fadli Rambe alias Rambe (38) warga Jalan Pancing V5 Gg. Amalia Link III Kel. Besar Kec. Medan Labuhan. Kapolsek Medan Baru Kompol […]

  • Hadir Ditengah Duka, Satgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 131/BRS Iringi Warga

    Hadir Ditengah Duka, Satgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 131/BRS Iringi Warga

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Papua – Wujud kepedulian terhadap warga binaannya yang mengalami kedukaan, Pos Kotis Pir IV Satgas Pamtas Statis Yonif 131/Braja Sakti membantu prosesi pemakaman salah seorang warga binaan (Alm. Bapak Fauzi 60 tahun) yang meninggal dunia bertempat di Kampung Wonorejo, Distrik Nammen, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, Senin (23/09). Selain tugas pokok menjaga Perbatasan Rl-PNG untuk mencegah […]

  • Ganda Nainggolan Menyerahkan Diri Setelah Terbit DPO

    Ganda Nainggolan Menyerahkan Diri Setelah Terbit DPO

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Karo – Usai menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) kurang dari 24 jam Satreskrim Polres Tanah Karo tersangka atas nama Ganda Nainggolan (27) akhirnya menyerahkan diri ke Mapolres Tanah Karo pada Jumat (26/9/2025) sekira pukul 21.00 WIB. Kasat Reskrim Polres Tanah Karo, AKP Eriks Raydikson, mengonfirmasi bahwa tersangka GN telah menyerahkan diri ke pihak kepolisian. Penyerahan […]

  • Pemkab Deli Serdang Buka Ruang Kolaborasi Semua Elemen Masyarakat

    Pemkab Deli Serdang Buka Ruang Kolaborasi Semua Elemen Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 146
    • 0Komentar

    LUBUK PAKAM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai organisasi keagamaan dan kemasyarakatan. Kolaborasi lintas elemen masyarakat sangat penting agar visi dan misi pembangunan daerah bisa terwujud secara cepat, merata, dan berkeadilan. “Kami (Pemkab Deli Serdang) akan terus membuka ruang kolaborasi dengan semua elemen masyarakat, termasuk Syarikat Islam, untuk […]

  • Dua Unit Mobil Damkar Sudah Diajukan Bupati Sebelum Kebakaran Hebat Melahap Enam Ruko dan 7 Kios.

    Dua Unit Mobil Damkar Sudah Diajukan Bupati Sebelum Kebakaran Hebat Melahap Enam Ruko dan 7 Kios.

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Percut Sei Tuan – Kebakaran hebat melanda enam unit gudang di Komplek Pergudangan Cemara Cahaya Mas, Jalan Pasar 1 Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu malam. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 20.28 WIB dan langsung mendapat respons cepat dari petugas pemadam kebakaran setempat. Menurut keterangan petugas Pos Pemadam Percut Sei Tuan awal informasi kebakaran dari […]

expand_less