Nata Simangunsong: PSMS Medan Tak Bisa Dijual, Milik Masyarakat Kota Medan
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
- visibility 89
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MEDAN – Mantan Ketua SMeCK Hooligan, Nata Simangunsong, meluruskan kabar yang menyebutkan bahwa saham PSMS Medan akan dijual oleh pihak pengelola saat ini. Ia menegaskan bahwa PSMS Medan adalah milik masyarakat Kota Medan melalui 40 klub anggota, bukan milik individu atau pihak tertentu.
“PSMS itu lahir tahun 1950, jauh sebelum Pak Edy Rahmayadi dan menantunya hadir. Jadi, bagaimana mungkin PSMS bisa dijual? PSMS itu milik masyarakat Kota Medan, bukan milik perseorangan,” ujar Nata Simangunsong.
Ia menjelaskan, sejak satu dekade terakhir, pengelolaan PSMS memang dilakukan oleh PT Kinantan Medan Indonesia (KMI), di mana saham mayoritas dimiliki oleh Edy Rahmayadi. Namun, menurut Nata, hal itu tidak berarti PSMS menjadi milik pribadi.
“PT KMI hanyalah pengelola PSMS. Jika mereka ingin mundur, ya kembalikan saja pengelolaannya kepada 40 klub anggota PSMS. Kita atur mekanismenya secara bersama-sama. Tidak ada istilah jual beli saham PSMS,” tegasnya.
Nata juga mengingatkan pentingnya menjaga sejarah dan identitas PSMS sebagai klub kebanggaan warga Medan. “PSMS ini ikon kita semua. Jangan sampai masyarakat keliru memahami status klub ini. PSMS adalah milik kita bersama,” tambahnya.
- Penulis: mediagramindo


