Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Walikota Medan Investigasi Terkait BBM Petugas Kebersihan Diduga Dikorupsi

Walikota Medan Investigasi Terkait BBM Petugas Kebersihan Diduga Dikorupsi

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
  • visibility 98
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MEDAN – Dugaan korupsi dana Bahan Bakar Minyak (BBM) petugas kebersihan Kecamatan Polonia jadi mencuat. Dana yang seharusnya diberikan kepada petugas kebersihan diduga dikorupsi oknum Pejabat Kecamatan Polonia selama berbulan-bulan.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menanggapi dugaan korupsi ini secara terbuka menyatakan sudah mendapat laporan. Bahkan dirinya sedang melakukan investigasi.

“Soal dugaan kasus BBM Petugas Kebersihan di Kecamatan Polonia sedang saya investigasi. Saya sudah dengar dan lagi investigasi,” kata Rico Waas di kantor Gubernur Sumatera Utara, Jumat sore, (11/4/2025).

Sejak menjabat, Rico Waas selalu berulangkali mengingatkan OPD, Camat-camat, hingga para lurah untuk profesional, anti korupsi dan pungli, disiplin waktu melayani masyarakat. Bahkan Kecamatan Polonia sempat kena inspeksi mendadak berujung pencopotan Camat.

“Mudah-mudahan bisa dapat, karena kita sudah berulang-ulang bicara hal seperti ini mulai OPD, Kecamatan gak mau lagi kejadian lagi. Ini masuk lagi berita kayak begini, kan lumayan bikin kita gak nyaman,” tegasnya.

Investigasi yang sedang dilakukan Wali Kota Medan sedang berjalan tidak hanya di Kecamatan Polonia saja. Di kecamatan lain juga dilakukan investigasi.

“Kalau misalnya indikasinya satu kecamatan, ya akan kita cek secara keseluruhan (21 Kecamatan). Kecamatan lain apa terindikasi juga atau tidak kita belum tahu. Tapi pasti investigasi,” ungkapnya.

Anggota Komisi I DPRD Medan, Fauzi juga mengecam keras penggelapan uang bahan bakar minyak (BBM) becak motor pengangkut sampah di Kecamatan Medan Polonia.

Fauzi DPRD Fraksi Gerindra ini menyerukan kepada pejabat Kecamatan Polonia segera memberikan hak para pengangkut sampah.

“DPRD Medan mengecam keras dugaan penggelapan ini. Saya sudah mendengar informasi dugaan penggelapan atau korupsi uang BBM becak pengangkut sampah (Bestari) di Medan Polonia. Keseluruhan ada 22 becak pengangkut sampah yang anggaran BBM-nya ditanggung oleh kecamatan.

“Saya minta apa yang menjadi hak petugas Bestari harus segera disalurkan. Persoalan ini nanti akan kita RDP-kan,” kata dia.

Selain itu, Fauzi mengaku mendengar adanya intimidasi terhadap petugas Bestari di Medan Polonia pasca menguaknya pemberitaan dugaan penggelapan uang BBM yang nilainya ditaksir mencapai seratusan juta rupiah ini.

Menurut informasi yang diterimanya, para petugas Bestari dipaksa menandatangani pernyataan yang isinya menyatakan bahwa uang BBM dari Juli-Desember 2024 telah diterima oleh petugas Bestari. Diduga tanggal surat dibuat mundur, dan baru dibuat tahun 2025.

“Stop intimidasi terhadap petugas Bestari. Teman-teman Bestari jangan takut, masalah ini tetap kita kawal,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, para pekerja pengangkut sampah di Kecamatan Medan Polonia memprihatinkan, karena jerih payah mereka diduga dikorupsi. Jatah BBM harian mereka Rp 20 ribu sehari tidak disalurkan, hingga dugaan korupsi mencapai ratusan juta.

Pusara korupsi uang BBM tukang sampai diduga melibatkan Pelaksana Harian (Ph) Camat Medan Polonia, Rangga Karfika Sakti, Kasi Sarana Prasarana Sarpras), Khairul Aminsyah Lubis. Mereka diduga menggelapkan uang BBM kendaraan pengangkut sampah se-kecamatan Polonia.

Dugaan korupsi mencuat setelah sejumlah pengangkut sampah Bestari di Kecamatan Medan Polonia mengeluh karena sejak bulan Juli 2024 hingga kini belum menerima haknya. Adapun anggaran BBM satu becak pengangkut sampah per harinya Rp 20 ribu dan selama sebulan berarti per orangnya menerima Rp 600 ribu.

Keselurahan di Kecamatan Medan Polonia berjumlah 22 becak motor pengangkut sampah yang anggaran BBM-nya ditangggung oleh kecamatan. Dan hasil penelusuran wartawan sejak Juli 2024 hingga Maret 2025 anggaran itu sudah dikeluarkan dari kas kecamatan.

Ditaksir, uang BBM pengangkut sampah yang diduga dikorupsi itu dengan rincian 22 orang petugas dalam setiap bulannya menerima Rp 600 ribu, dan belum disalurkan sejak Agustus 2024 atau 9 bulan lamanya, maka total keseluruhan uang BBM yang diduga dikorupsi itu ditaksir capai Rp 118 juta.

Plt Camat Polonia, Rangga Karfika Sakti dikonfirmasi mengatakan, untuk yang tahun 2024 sudah disalurkan semua melalui mandor di tahun 2024. Untuk tahun 2025 memang belum ada realisasi.

“Karena anggaran yang bisa dipertanggung jawabkan masih difokuskan ke truk typer bang dan itu pun masih tahap pengajuan. Untuk pembayaran BBM betor bulan januari sampai Maret akan segera direalisasikan. Pembayaran masih diprioritaskan ke truk typer,” pungkasnya.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Doa Lampu Pocong Maqbul Tahun Ini, Papan Bunga Bukti Dukungan Warga

    Doa Lampu Pocong Maqbul Tahun Ini, Papan Bunga Bukti Dukungan Warga

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Medan – Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumatera Utara, Topan Ginting, serta empat orang lainnya, menyisakan berbagai reaksi di masyarakat. Salah satunya adalah munculnya karangan bunga berisi ucapan terima kasih dan protes di sejumlah ruas jalan Kota Medan. Karangan bunga dengan […]

  • Lomba Fornas VIII 2025 Tampilan Aurat Wanita Secara Vulgar

    Lomba Fornas VIII 2025 Tampilan Aurat Wanita Secara Vulgar

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Lombok – Kontroversi menyelimuti penyelenggaraan Festival Nasional (Fornas) VIII tahun 2025 yang digelar di berbagai daerah di Indonesia. Beberapa kalangan dari berbagai latar belakang mengkritik acara tersebut, menyebutnya sebagai langkah yang berpotensi merusak nilai-nilai kebangsaan dan melanggar prinsip-prinsip keadilan serta keberagaman bangsa. Lomba Persatuan Binaraga dan Fisik Indonesia (Perbafi) yang dilaksanakan Raja Hotel Mandalika tuai […]

  • Pelipus Taurwewar Hilang Usai Berlayar di KM Sabuk Nusantara 87

    Pelipus Taurwewar Hilang Usai Berlayar di KM Sabuk Nusantara 87

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 142
    • 0Komentar

    AMBON – Seorang penumpang Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara 87 dilaporkan hilang secara misterius selama pelayaran dari Pelabuhan Damer menuju Ambon. Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran dan desakan dari masyarakat dan pihak keluarga agar dilakukan penyelidikan mendalam. Kejadian bermula saat Pelipus Taurwewar (59), warga Desa Luhuleli, Kecamatan Pulau Letti, Maluku Barat Daya, dilaporkan hilang sejak Jumat, […]

  • Wisata Tangkahan Tidak Nyaman Untuk di Kunjungi, Ini Faktanya

    Wisata Tangkahan Tidak Nyaman Untuk di Kunjungi, Ini Faktanya

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Langkat – Detik-detik pengendara yang melintas di kawasan objek wisata Tangkahan, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menjadi sorotan setelah beredar video yang menunjukkan aksi pungli oleh sejumlah oknum tak bertanggung jawab. Video berdurasi sekitar satu menit tersebut memperlihatkan pelaku menghentikan kendaraan satu per satu dan meminta uang sebesar Rp 10 ribu dari pengendara. […]

  • Rutan Medan Serahkan Box Mebel Pesanan Hotel Ibis

    Rutan Medan Serahkan Box Mebel Pesanan Hotel Ibis

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Medan – Produk Box Dispenser hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas I Medan berhasil menembus pasar hotel di Kota Medan dengan jumlah pemesanan sebanyak 10 unit. Pesanan produk box dispenser itu dalam rangka persiapan menyambut momen Natal dan Tahun Baru 2025. Marketing Communication ibis Styles Medan Pattimura, Tengku yang melihat langsung dan menerima […]

  • Geopark Meratus Dinobatkan Sebagai Bagian Dari UNESCO Global Geopark (UGG), Apa Instruksi Gubernur Kalsel

    Geopark Meratus Dinobatkan Sebagai Bagian Dari UNESCO Global Geopark (UGG), Apa Instruksi Gubernur Kalsel

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Kalsel – Dalam sidang dewan eksekutif UNESCO ke-221 yang berlangsung di Paris, Prancis, 2–17 April 2025, Geopark Meratus Kalimantan Selatan, Indonesia memiliki total 12 UNESCO Global Geoparks. Sebelumnya, Indonesia telah memiliki Geopark Batur, Belitong, Ciletuh, Gunung Sewu, Ijen, Maros Pangkep, Merangin Jambi, Raja Ampat, Rinjani Lombok, dan Kaldera Toba yang telah diakui dunia. Dalam hal […]

expand_less