Warga Binaan UPTD Sei Buluh Sulap Cipratan Warna Jadi Batik Bernilai Ekonomi Tinggi
- account_circle Pipin
- calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
- visibility 78
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jika kerja sama ini terwujud, Dinsos Sumut sudah menyiapkan cetak biru (blueprint) pemasaran modern. “Ke depan, penjualan dan transaksinya akan kita arahkan penuh secara online untuk memudahkan pembeli dan memperluas jangkauan pasar,” tambah Illyan.
Tak berhenti di situ, Pemprov Sumut juga berencana menggelar pelatihan kompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri modern. Tujuannya mulia: memastikan para penyandang disabilitas memiliki sertifikasi dan kemampuan yang diakui, sehingga mereka dapat diserap sebagai pekerja formal di berbagai perusahaan.
Di akhir kunjungannya, Illyan memberikan apresiasi mendalam kepada para instruktur dan warga binaan yang tak lelah menempa diri.
“Karya-karya ini adalah bukti nyata bahwa kreativitas tidak punya batas. Melalui pembinaan yang konsisten, kita optimistis keterampilan ini akan membuka peluang usaha mandiri, meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka, dan membuktikan bahwa mereka mampu berdaya di tengah masyarakat,” jelasnya.
- Penulis: Pipin


