Debt Kolektor Ancam Warga Aceh di Kota Medan
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
- visibility 242
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sutia dan suaminya yang personel Polisi dari Polda Aceh sempat mau melaju, menabrak mobil yang menghalanginya.
Namun seorang pria diduga mengeluarkan kata-kata mengancam keduanya.
“Sempat kau tabrak mobil itu, habis kubuat,”ungkapnya.
Karena suasana semakin mencekam, Sutia menghubungi sejumlah anggota keluarganya dan akhirnya melapor ke Polsek Medan Timur.
Tak lama kemudian Polisi datang mencoba melerai, meski sempat berdebat panjang dengan belasan orang.
Sampai akhirnya, Polisi membawa Sutia dan juga suaminya ke Polsek Medan Timur, begitu juga dengan mobil mereka.
Di Polsek Medan Timur mereka dipertemukan dengan gerombolan orang yang menyetop mereka.
“Kami dibawa ke Polsek Medan Timur supaya biar aman.”
Setibanya di Polsek Medan Timur, Sutia dipertemukan dengan pihak debt kolektor.
Namun ia kecewa, tanpa penyelesaian apapun tiba-tiba mereka disuruh foto bersama, padahal masalah belum kelar.
Ditambah, mobil yang mereka bawa malah diamankan ke Polsek, tak boleh dibawa pulang.
Belum lagi status mobil yang ditinggal ke Polsek tanpa status apakah ditahan dijadikan barang bukti, penitipan dan sebagainya.
- Penulis: mediagramindo


