Ini 5 Tuntutan Krusial Aksi Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Desak Pembatalan Program MBG
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
- visibility 216
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI), Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, selaku perwakilan tim perumus naskah tuntutan, memaparkan secara rinci landasan akademis dan yuridis di balik kelima poin tuntutan yang mereka bawa ke hadapan publik hari ini. Dimas menegaskan bahwa kegagalan pemerintah dalam mengelola skala prioritas anggaran adalah bentuk pengkhianatan terhadap amanat kesejahteraan rakyat.
“Hari ini, kami dari aliansi mahasiswa membawa lima tuntutan objektif yang telah dikaji secara matang: pertama, kami menuntut pemerintah untuk segera menghentikan segala bentuk pemborosan anggaran APBN pada proyek-proyek non-prioritas; kedua, turunkan harga kebutuhan pokok serta batalkan kenaikan harga BBM yang mencekik rakyat; ketiga, kami mendesak penghentian total program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Kopdes Merah Putih karena program-program ini terbukti secara nyata memboroskan anggaran negara hingga triliunan rupiah setiap bulannya di tengah situasi krisis daya beli; keempat, hentikan segala bentuk militerisasi di ranah sipil yang membungkam kebebasan berpendapat; dan kelima, kami mendesak Presiden secara terbuka mengakui kegagalan sistemik dari tim ekonomi kabinetnya. Kondisi ekonomi di meja makan rakyat hari ini sedang hancur, daya beli anjlok, dan pemerintah tidak boleh terus-menerus mengelak dengan menggunakan gimik program sosial yang tidak menyentuh akar permasalahan,” pungkas Dimas Rumi dengan lantang saat membacakan rilis resmi di kawasan Bundaran HI, Jumat (12/6/2026).
- Penulis: mediagramindo


