Israel Serang Lebanon Langgar Genjatan Senjata, Negosiasi Gagal
- account_circle Pipin
- calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
- visibility 606
- print Cetak

Israel Langgar Genjatan Senjata Serang Lebanon
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Timur Tengah – Situasi di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah Iran mengeluarkan peringatan tegas terkait kemungkinan menarik diri dari perjanjian gencatan senjata sementara yang baru saja disepakati.
Pernyataan ini muncul sebagai respons terhadap peningkatan serangan militer yang dilakukan oleh rezim Israel di Lebanon, meskipun sebelumnya Iran dan Amerika Serikat (AS) telah mengonfirmasi adanya gencatan senjata pada Selasa, 7 April 2026.
Peristiwa ini menyusul usainya perundingan yang berlangsung di tengah ketegangan tinggi. Setelah pengumuman gencatan senjata, ribuan pengungsi di Lebanon mulai kembali ke rumah mereka untuk merayakan ketenangan sementara.
Namun, ketenangan ini tampaknya bersifat sementara, mengingat serangan-serangan Israel yang terus dilakukan di wilayah Lebanon, termasuk di ibu kota Beirut.
Dalam serangan tersebut, pihak berwenang melaporkan sedikitnya 254 orang tewas dan lebih dari 1.165 lainnya mengalami luka-luka akibat bombardir yang intens.
Iran secara resmi memperingatkan bahwa mereka siap untuk menarik diri dari perjanjian gencatan senjata jika tindakan militer Israel terhadap Lebanon terus berlanjut. Pernyataan ini mencerminkan kekhawatiran Teheran terhadap meningkatnya ketegangan di kawasan, yang dapat memicu eskalasi konflik lebih jauh.
- Penulis: Pipin


