Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kabar Hoak Rumah Reot Guru Sekolah, Ini Faktanya

Kabar Hoak Rumah Reot Guru Sekolah, Ini Faktanya

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
  • visibility 107
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LUBUK PAKAM – Masyarakat, khususnya warga Kabupaten Deli Serdang diimbau untuk cerdas dan cermat dalam menyikapi segala informasi yang berkembang di media sosial dan media online.

Imbauan ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan) Deli Serdang, Anwar Sadat Siregar SE MSi terkait viralnya seorang guru honorer di Madrasah Aliyah (MA) Alwashliyah Tanjung Morawa, Mariasih SPd yang tinggal di sebuah gubuk reyot tidak layak huni di Dusun III, Desa Bandar Labuhan, Kecamatan Tanjung Morawa.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar tidak mudah percaya dan gampang merespon informasi yang beredar di media. Sebab, jika yang diinformasikan di media tersebut salah, maka akan memberi dampak negatif. Kita harus selalu tabayyun. Teliti dan verifikasi informasi sebelum menerima atau menyebarkannya,” ungkap Plt Kadis Kominfostan dalam keterangannya, Sabtu (6/9/2025).

Plt Kadis Kominfostan menerangkan, informasi yang telah dikumpulkan dari Dinas Sosial dan pemerintah setempat, Mariasih SPd merupakan seorang Wakil Kepala Sekolah salah satu Madrasah Aliyah di Tanjung Morawa Bagian Kesiswaan.

Suami pertama Mariasih meninggal dunia. Mariasih dan almarhum suami pertamanya memiliki dua orang anak. Keduanya bahkan telah menyelesaikan pendidikan Strata I atau sarjana. Salah satunya sudah berumahtangga.

Kemudian, Mariasih kembali menikah dengan seorang pria yang bekerja sebagai penarik becak bermotor (betor).

“Berdasarkan keterangan dari Dinas Sosial dan pemerintahan setempat yang turun langsung ke lapangan, Ibu Mariasih bersama anak gadisnya mengontrak rumah. Ibu Mariasih ini juga sebenarnya sudah memiliki rumah, tapi karena anaknya telah berumahtangga, maka rumah miliknya diberikan kepada anaknya,” jelas Plt Kadis Kominfostan.

Dari keterangan Dinas Sosial dan pemerintah setempat pula, Mariasih tidak tinggal di gubuk reyot tersebut. Gubuk itu hanya dijadikan tempat untuk menjaga ternak ayam, bebek dan kebunnya. Itu dilakukan untuk menambah penghasilan, karena sang suami hanya bekerja sebagai penarik betor.

Mereka menyewa rumah permanen di depan gubuk tersebut bersama anak-anaknya yang saat itu sedang kuliah, sampai anaknya menikah.

Dalam hal ini, keluarga Ibu Mariasih meminta agar viralnya video itu di media sosial bisa segera diklarifikasi, agar Ibu Mariasih tidak mendapat masalah di kemudian hari,” tutup Plt Kadis Kominfostan.

Sementara itu, Sekretaris Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Tanjung Morawa, Rahmat yang turun langsung menemui Mariasih, membenarkan apa yang disampaikan Plt Kadis Kominfostan Deli Serdang, Anwar Sadat Siregar SE MSi.

Rahmat menambahkan, suami Mariasih bernama Ahmad Razali. Keduanya merupakan warga Jalan Bandar Labuhan Bawah, Gang Damai, Dusun III, Desa Bandar Labuhan, Kecamatan Tanjung Morawa.

“Hasil klarifikasi langsung kami di lapangan, Ibu Mariasih mengajar di dua sekolah. Di MA Al Washliyah dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta Bersubsidi. Penghasilannya sebesar Rp3 juta per bulan,” ungkapnya.

Mariasih, sambung Rahmat, juga mendapat uang sertifikasi guru, honor per jam mengajar dan tunjangan jabatan sebagai Wakil Kepala MA di salah satu sekolah swasta.

“Ibu Mariasih tinggal di rumah permanen dan layak untuk ditempati. Sementara suami ibu Mariasih tinggal di gubuk. Dulunya gubuk itu dibuat untuk ternak ayam, bebek dan suami Ibu Mariaseh sekalian menjaga ternaknya itu,” urai Rahmat.

Perlu diketahui pula, dari hasil asesmen yang dilakukan Dinas Sosial, keluarga ini tidak termasuk miskin walaupun berdasarkan pemeriksaan melalui aplikasi SIKS-NG, suami Mariasih, Ahmad Razali masuk dalam desil 5 dan merupakan Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Deli Serdang, sedangkan Mariasih dan anak-anaknya masuk dalam kategori BPJS Mandiri Kelas 3.

Berhubung Mariasih dan anaknya masuk dalam kategori warga yang dapat diberikan BPJS gratis oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang, yaitu tidak memiliki mobil, tidak punya sepeda motor lebih dari dua unit, tidak punya sambungan listrik rumah lebih dari 2200 dan bukan aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), maka bulan September ini akan diusulkan mendapat BPJS gratis dari Pemkab Deli Serdang.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Genjot Pembangunan Infrastruktur Demi Tingkatkan Pelayanan Publik

    Genjot Pembangunan Infrastruktur Demi Tingkatkan Pelayanan Publik

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 88
    • 0Komentar

    DELI SERDANG – Pembangunan infrastruktur yang baik akan menunjang pelaksanaan pelayanan publik yang baik pula. Pelayanan publik yang berkualitas dan berkeadilan. Terlebih, pelayanan publik yang cepat, transparan dan mudah (CTM) menjadi salah satu program prioritas Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan dan Wakil Bupati (Wabup), Lom Lom Suwondo SS. Dalam mewujudkan program prioritas […]

  • Usai Peringatan Hari Buruh di Monas, Siapa yang Bersihkan Sampah.!

    Usai Peringatan Hari Buruh di Monas, Siapa yang Bersihkan Sampah.!

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Jakarta – Anggota Polres Metro Jakarta Pusat ikut membantu membersihkan sampah sisa kegiatan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Kamis, (01/05). “Kami ingin menunjukkan bahwa polisi tidak hanya hadir saat mengamankan keramaian. Kami juga hadir setelahnya untuk merawat lingkungan bersama masyarakat,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes […]

  • Duka Menyelimuti Pelajar di Mandailing Natal, Diva Febriani Sudah disisi-Nya

    Duka Menyelimuti Pelajar di Mandailing Natal, Diva Febriani Sudah disisi-Nya

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Mandailing Natal – Rangkaian kejadian memilukan terjadi di Kabupaten Mandailing Natal setelah ditemukannya jenazah seorang siswi SMA berusia 15 tahun, Diva Febriani, yang menjadi korban pembunuhan dan perkosaan. Peristiwa ini mengguncang warga setempat dan menimbulkan keprihatinan mendalam. Berawal pada Selasa sore, 29 Juli 2025, Diva Febriani yang merupakan anggota Paskibra dan siswi SMA di Natal, […]

  • Tiket Ludes 2 Menit! Megawati Hangestri Bikin Heboh Voli di Korea Selatan

    Tiket Ludes 2 Menit! Megawati Hangestri Bikin Heboh Voli di Korea Selatan

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Pipin
    • visibility 111
    • 0Komentar

    SEOUL – Nama Megawati Hangestri Pertiwi kembali mencuri perhatian. Kehadiran pemain voli muda asal Indonesia di pertandingan ekshibisi Hyundai Hillstate vs Pilseung Wonder Dogs di Jamsil Student Gymnasium, Seoul, memicu antusiasme luar biasa. Tiket laga persahabatan yang digelar 20 Agustus 2026 itu habis terjual hanya dalam 2 menit. Tiket pertandingan ekshibisi resmi dijual melalui Ticketlink […]

  • Sidak Brastagi Supermarket, Rico Waas Soroti Permen LN Tanpa Kadaluarsa, Produk Halal dan Non-Halal Berdekatan

    Sidak Brastagi Supermarket, Rico Waas Soroti Permen LN Tanpa Kadaluarsa, Produk Halal dan Non-Halal Berdekatan

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 113
    • 0Komentar

    MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau Brastagi Supermarket Jalan Gatot Subroto. Rico Waas menemukan produk permen yang tanggal kedaluarsanya (expired) tidak jelas dan membingungkan, Kamis (6/3/2025) Orang nomor satu di Pemko Medan itu pun meminta agar pihak Brastagi Supermarket menarik produk luar negeri itu sampai ada kepastian masa kedaluarsanya. “Kita […]

  • SPBU Digerebek Warga Yang Kesal Dibatasi Waktu Pengisian

    SPBU Digerebek Warga Yang Kesal Dibatasi Waktu Pengisian

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Lampung Timur – Insiden viral terjadi di sebuah SPBU yang terletak di Jalan Ir Sutami, Srimenanti, Kecamatan Bandar Sribhawono, Minggu malam (16/11). Kejadian ini menjadi perhatian warga dan viral di media sosial setelah warga melakukan penggerebekan terhadap praktik tidak transparan dari pihak SPBU terkait pembatasan pengisian BBM yang menimbulkan keresahan masyarakat. Kejadian berawal dari keluhan […]

expand_less