Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » “Mana Tongkatku” Teriak Pria Tunanetra Saat Diamankan di Kota Pematangsiantar

“Mana Tongkatku” Teriak Pria Tunanetra Saat Diamankan di Kota Pematangsiantar

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
  • visibility 98
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pematangsiantar – Viral video amatir yang menunjukkan seorang pria tunanetra diamankan oleh petugas keamanan menimbulkan beragam komentar dari warganet.

Peristiwa tersebut terekam di depan toko Roti Ganda pada hari Jumat (13/6/2025), dan memperlihatkan pria berinisial DH yang diduga tunanetra, tengah diseret oleh dua orang petugas serta seorang pria berpakaian preman.

Dalam video berdurasi 2 menit 21 detik itu, DH tampak berteriak dan berusaha merebut tongkatnya yang hilang, sambil menjerit, “Mana tongkatku mana tongkatku.” Kejadian itu menuai perhatian dan kritik dari warga yang menilai perlakuan petugas terlalu kasar dalam menangani penyandang disabilitas.

Menanggapi viralnya video tersebut, Plt Kepala Dinsos P3A Kota Pematangsiantar, Risbon Sinaga, memberikan klarifikasi. Ia menyatakan bahwa video yang beredar tidak menampilkan seluruh rangkaian kejadian secara lengkap. “Video itu terpotong, tidak utuh. Ada kejadian sebelumnya, pria itu memukul anggota kita yang tengah bertugas di lapangan,” katanya, Sabtu (14/6).

Risbon juga mengakui bahwa pihaknya tidak memiliki rekaman lengkap atau bukti dokumentasi terkait insiden pemukulan tersebut. Ia menegaskan bahwa DH memang sudah berulang kali diamankan oleh petugas dan pernah dibawa pulang ke pihak keluarga maupun direkomendasikan untuk dirawat di Panti Sosial Tunanetra di Desa Sei Buluh, Kabupaten Serdang Bedagai.

“Pria itu berasal dari Medan dan bukan warga Pematangsiantar. Dalam razia yang dilakukan Dinsos P3A bersama Satpol PP dan aparat kepolisian, kami menjaring delapan orang, termasuk orang dengan gangguan jiwa dan gelandangan. Mereka semua bukan warga Pematangsiantar,” jelas Risbon.

Namun, video yang viral tetap menimbulkan pertanyaan dari masyarakat mengenai pendekatan yang digunakan petugas dalam menertibkan penyandang disabilitas. Banyak yang menyoroti pentingnya transparansi dan dokumentasi lengkap dalam setiap tindakan, khususnya terhadap kelompok rentan.

Kejadian ini menegaskan perlunya pendekatan yang lebih manusiawi dan penuh empati dalam menangani penyandang disabilitas, serta pentingnya keberadaan bukti dokumentasi dalam setiap proses penertiban agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Razia Besar-besaran Usai Operator Open BO di Lapas

    Razia Besar-besaran Usai Operator Open BO di Lapas

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Jakarta – Sebanyak 16 narapidana dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Jakarta Timur, dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Pemindahan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari pengungkapan praktik prostitusi online (open BO) yang melibatkan anak di dalam lapas tersebut. Kepala Lapas Cipinang, Wachid Wibowo, mengonfirmasi pemindahan tersebut dalam keterangan persnya hari ini. “Ada […]

  • Ade Jona Dukung Penuh Hatunggal Siregar Jadi Ketua KONI Sumut

    Ade Jona Dukung Penuh Hatunggal Siregar Jadi Ketua KONI Sumut

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Medan– Anggota DPR RI Ade Jona Prasetyo memberikan dukungan penuh kepada Kolonel (Purn) H Hatunggal Siregar untuk maju sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut periode 2025-2029. Kata Jona, dukungannya kepada Hatunggal yang akrab disapa Anca itu didasarkan pada komitmen beliau dalam memajukan dunia olahraga di Sumut. “Saya yakin Pak Anca memiliki kapabilitas yang […]

  • Dukung Ketahanan Pangan, Rutan Rantau Bangun Kerangka Hidroponik di Tengah Keterbatasan

    Dukung Ketahanan Pangan, Rutan Rantau Bangun Kerangka Hidroponik di Tengah Keterbatasan

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Rantau – Rumah Tahanan Negara(Rutan) Kelas IIB Rantau melaksanakan kegiatan pembuatan kerangka hidroponik sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, selasa (29/4). Kegiatan ini dilaksanakan di bengkel kerja Rutan Rantau dan diikuti oleh sejumlah warga binaan yang tergabung dalam program pembinaan kemandirian. Pembuatan kerangka hidroponik ini merupakan langkah awal dalam pengembangan pertanian modern […]

  • Pemain Korupsi Pembangunan Stadion Madina Diamankan

    Pemain Korupsi Pembangunan Stadion Madina Diamankan

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 104
    • 0Komentar

    MEDAN – Tim tangkap buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dipimpin Asintel Kejati Sumut Andre Ridwan, SH,MH mengamankan seorang tersangka yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) atas nama IS di rumahnya di Desa Mencirim Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang, Senin (17/2/2025) pukul 20.00 WIB. Menurut Kasi Penkum Kejati Sumut Adre W Ginting, SH,MH, Selasa […]

  • Ratusan Warga Saksikan Jalanan Tergenang Lumpur Akibat Banjir di Denpasar

    Ratusan Warga Saksikan Jalanan Tergenang Lumpur Akibat Banjir di Denpasar

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Denpasar – suasana di sekitar Jalan Hasanudin dan tepi Sungai Tukad Badung di Kota Denpasar dipadati oleh ratusan warga yang menyaksikan kondisi jalanan yang dipenuhi lumpur, ranting, dan sampah. Kejadian ini terjadi pasca hujan deras yang melanda wilayah Bali sejak Selasa, 9 September 2025, yang menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah kawasan. Salah satu titik […]

  • Mahasiswa UINSU Meminta Dibebaskan Dari Segala Tuntutan

    Mahasiswa UINSU Meminta Dibebaskan Dari Segala Tuntutan

    • calendar_month Selasa, 23 Apr 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Medan – Terdakwa kasus dugaan penganiayaan, Ilham Syahputra 21 tahun mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), meminta dibebaskan dari segala dakwaan penuntut umum. Hal Itu disebabkan, penuntut umum tidak bisa menghadirkan para saksi sebagaimana termuat dalam dakwaan. Permintaan itu disampaikan, Leo Rychardo Siallagan SH selaku penasehat hukum terdakwa, dalam sidang beragendakan pembelaan (pledoi) di […]

expand_less