Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » “Mana Tongkatku” Teriak Pria Tunanetra Saat Diamankan di Kota Pematangsiantar

“Mana Tongkatku” Teriak Pria Tunanetra Saat Diamankan di Kota Pematangsiantar

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
  • visibility 121
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pematangsiantar – Viral video amatir yang menunjukkan seorang pria tunanetra diamankan oleh petugas keamanan menimbulkan beragam komentar dari warganet.

Peristiwa tersebut terekam di depan toko Roti Ganda pada hari Jumat (13/6/2025), dan memperlihatkan pria berinisial DH yang diduga tunanetra, tengah diseret oleh dua orang petugas serta seorang pria berpakaian preman.

Dalam video berdurasi 2 menit 21 detik itu, DH tampak berteriak dan berusaha merebut tongkatnya yang hilang, sambil menjerit, “Mana tongkatku mana tongkatku.” Kejadian itu menuai perhatian dan kritik dari warga yang menilai perlakuan petugas terlalu kasar dalam menangani penyandang disabilitas.

Menanggapi viralnya video tersebut, Plt Kepala Dinsos P3A Kota Pematangsiantar, Risbon Sinaga, memberikan klarifikasi. Ia menyatakan bahwa video yang beredar tidak menampilkan seluruh rangkaian kejadian secara lengkap. “Video itu terpotong, tidak utuh. Ada kejadian sebelumnya, pria itu memukul anggota kita yang tengah bertugas di lapangan,” katanya, Sabtu (14/6).

Risbon juga mengakui bahwa pihaknya tidak memiliki rekaman lengkap atau bukti dokumentasi terkait insiden pemukulan tersebut. Ia menegaskan bahwa DH memang sudah berulang kali diamankan oleh petugas dan pernah dibawa pulang ke pihak keluarga maupun direkomendasikan untuk dirawat di Panti Sosial Tunanetra di Desa Sei Buluh, Kabupaten Serdang Bedagai.

“Pria itu berasal dari Medan dan bukan warga Pematangsiantar. Dalam razia yang dilakukan Dinsos P3A bersama Satpol PP dan aparat kepolisian, kami menjaring delapan orang, termasuk orang dengan gangguan jiwa dan gelandangan. Mereka semua bukan warga Pematangsiantar,” jelas Risbon.

Namun, video yang viral tetap menimbulkan pertanyaan dari masyarakat mengenai pendekatan yang digunakan petugas dalam menertibkan penyandang disabilitas. Banyak yang menyoroti pentingnya transparansi dan dokumentasi lengkap dalam setiap tindakan, khususnya terhadap kelompok rentan.

Kejadian ini menegaskan perlunya pendekatan yang lebih manusiawi dan penuh empati dalam menangani penyandang disabilitas, serta pentingnya keberadaan bukti dokumentasi dalam setiap proses penertiban agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Federation of Korean Industries Berkomitmen Dalam Pembangunan Ekonomi Indonesia

    Federation of Korean Industries Berkomitmen Dalam Pembangunan Ekonomi Indonesia

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita melakukan pertemuan dengan delegasi Federation of Korean Industries (FKI) di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Jakarta Selatan, Selasa (29/4/2025). Pertemuan ini membahas mengenai kerja sama industri dari pihak Korea di Indonesia. Usai pertemuan tersebut, Agus mengatakan pengusaha Korea Selatan (Korsel) berkomitmen untuk terus […]

  • Presiden Prabowo akan menjadi pembicara pada sesi ADF Talk

    Presiden Prabowo akan menjadi pembicara pada sesi ADF Talk

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Turki – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba Bandar Udara Internasional Antalya, Turkiye, pada Jumat, 11 April 2025, sekitar pukul 13.05 waktu setempat. Kedatangan Kepala Negara disambut oleh Wakil Menteri Luar Negeri Turkiye Madame Berris Ekinci, Duta Besar Perwakilan Kementerian Luar Negeri di Antalya Deha Erpek, Gubernur Antalya Hulusi Şahin, Duta Besar Republik Indonesia untuk […]

  • Desi Erianti Meninggal Dunia Usai Ditolak di IGD RSUD Rasidin Padang, Keluarga Pertanyakan Keputusan Rumah Sakit

    Desi Erianti Meninggal Dunia Usai Ditolak di IGD RSUD Rasidin Padang, Keluarga Pertanyakan Keputusan Rumah Sakit

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Padang – Kasus penolakan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Rasidin Padang menjadi perhatian publik setelah seorang warga bernama Desi Erianti meninggal dunia di IGD RS Siti Rahmah Padang. Kejadian ini memicu kecaman dan menyentakkan perhatian terhadap prosedur penanganan pasien di fasilitas kesehatan di Kota Padang, Minggu (01/06).   Kronologi Kejadian Desi Erianti, […]

  • Rakor LKS Deli Serdang 2026 Pemkab Perkuat Pengawasan Panti Sosial Tanpa Izin

    Rakor LKS Deli Serdang 2026 Pemkab Perkuat Pengawasan Panti Sosial Tanpa Izin

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Pipin
    • visibility 125
    • 0Komentar

    LUBUK PAKAM – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memperkuat penataan, pembinaan, dan pengawasan terhadap *Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS)* yang belum memiliki tanda daftar dan izin operasional. Langkah ini diambil untuk menjamin perlindungan anak dan tertib administrasi penyelenggaraan kesejahteraan sosial di wilayah Deli Serdang. Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Penataan, Pembinaan dan Penerbitan LKS yang dipimpin […]

  • Vonis Thomas Lembong Antara Keadilan dan Kepentingan Politik, Apa Kata Mahfud MD

    Vonis Thomas Lembong Antara Keadilan dan Kepentingan Politik, Apa Kata Mahfud MD

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Jakarta – Penasihat hukum Tom Lembong, Ari Yusuf Amir, menyatakan bahwa kliennya berharap kasus hukum yang menjeratnya dapat menjadi momentum untuk pembenahan sistem peradilan pidana di Indonesia. Menurut Ari, pengalaman langsung yang dialami Tom Lembong menjadi perhatian penting agar tidak terjadi lagi hal serupa di masa mendatang. “Beliau mengalami langsung kondisinya dan ini akan berbahaya […]

  • Dalam Dua Tahun, Bobby Nasution Targetkan Seluruh Wilayah Sumut Tercover UHC

    Dalam Dua Tahun, Bobby Nasution Targetkan Seluruh Wilayah Sumut Tercover UHC

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 130
    • 0Komentar

    MEDAN – Kesehatan menjadi salah satu program priortas Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution. Ia pun menargetkan seluruh wilayah Sumut sudah tercover program Universal Health Coverage (UHC), yaitu program jaminan kesehatan yang bertujuan memberikan akses pelayanan kesehatan yang adil dan berkualitas kepada seluruh masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bobby Nasution pada Rapat Paripurna DPRD […]

expand_less