Masyarakat Filipina Demo Besar-besaran Bongkar Skandal Korupsi
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
- visibility 208
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Filipina – Puluhan ribu warga Filipina berkumpul di pusat kota Manila untuk mengikuti aksi unjuk rasa besar yang berlangsung selama tiga hari. Demonstrasi ini diselenggarakan oleh kelompok keagamaan besar, Iglesia Ni Cristo (Gereja Kristus), sebagai respons terhadap skandal korupsi yang melanda proyek pengendalian banjir nasional, Minggu (16/11).
Aksi protes ini menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir di Filipina, dengan tujuan utama menuntut kejelasan dan akuntabilitas dari pemerintah terkait dugaan korupsi dalam pengelolaan proyek penanggulangan banjir.
Skandal tersebut menguak bahwa sejumlah proyek pertahanan banjir di berbagai wilayah di negara ini ternyata bermutu rendah, tidak pernah selesai, atau bahkan tidak pernah terealisasi sama sekali.
Hal ini menimbulkan kemarahan publik, mengingat Filipina merupakan salah satu negara yang paling rawan terkena topan dan banjir setiap tahun.
Sekitar 130.000 anggota Iglesia Ni Cristo memadati Taman Rizal, pusat kegiatan di Manila, pada hari aksi tersebut. Mereka tampak mengenakan pakaian berwarna putih dan membawa poster bertema anti-korupsi, mengekspresikan dukungan moral dan politik terhadap gerakan ini.
Selain itu, pada hari yang sama, sejumlah kelompok lain menggelar demonstrasi serupa di Monumen “People Power” di Kota Quezon, menunjukkan solidaritas nasional dalam menuntut keadilan dan transparansi.
Iglesia Ni Cristo dikenal sebagai kelompok keagamaan yang sangat berpengaruh di Filipina, dengan anggota yang biasanya mengikuti arahan pimpinan dalam menentukan pilihan politik.
Pengaruh mereka seringkali mempengaruhi hasil pemilihan umum, sehingga mereka menjadi target perhatian para calon kandidat politik.
Demonstrasi ini menegaskan bahwa masyarakat Filipina semakin sadar akan pentingnya akuntabilitas pemerintah dan transparansi dalam pengelolaan proyek-proyek nasional.
Masyarakat berharap, melalui aksi ini, pemerintah dapat memberikan penjelasan yang jujur dan bertanggung jawab terkait skandal korupsi pengendalian banjir yang telah merugikan banyak pihak dan mengancam keselamatan warga.
Dengan momentum ini, diharapkan pemerintah Filipina akan melakukan langkah nyata untuk memperbaiki sistem pengelolaan proyek, meningkatkan pengawasan, dan memastikan bahwa dana negara digunakan secara efektif demi kesejahteraan rakyat.
Aksi ini juga menjadi pengingat bahwa masyarakat harus terus waspada dan aktif dalam mengawal jalannya pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab.
- Penulis: mediagramindo


