Pasca Banjir dan Longsor Di Sumatera Utara Warga Mulai Menjarah Kebutuhan Pokok
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
- visibility 209
- print Cetak

Warga Menjarah Minimarket di Tengah Kebutuhan Pokok Yang Mendesak di Tanjungpura Langkat, Sabtu (29/11).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ia menyebutkan bahwa logistik dan bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah belum sepenuhnya mencapai seluruh wilayah terdampak, sehingga masyarakat harus berjuang sendiri untuk bertahan hidup.
“Situasi ini merupakan buntut dari distribusi bantuan yang belum merata dan pasokan yang semakin menipis akibat bencana alam yang melanda daerah ini,” ujar Abdul Muhari.
Damai, salah satu warga yang tinggal di kawasan terdampak, mengungkapkan bahwa kondisi serba sulit membuat warga berbuat nekat demi mendapatkan kebutuhan pokok.
Ia menambahkan bahwa hingga saat ini, masyarakat di kompleks tempat tinggalnya harus berjuang sendiri untuk mencari makanan dan air bersih karena tidak ada informasi yang jelas dari pemerintah mengenai distribusi logistik.
“Kami di sini berjuang sendiri, mencari pasokan makanan dan air bersih. Bantuan dari pemerintah belum sampai ke kami,” tutur Damai, Sabtu (28/11)
Selain kasus penjarahan, kenaikan harga kebutuhan pokok juga mulai dirasakan masyarakat. Menurut pantauan dari Tim Pemantau Harga Pangan Sumut, Gunawan Benjamin, harga bahan pangan seperti cabai, bawang merah, ikan tongkol, dan sayuran mengalami kenaikan signifikan sejak akhir pekan ini.
- Penulis: mediagramindo


