11 Prarekonstruksi Steven Arya Sitorus Janggal, Gelar Perkara Khusus Diupayakan Keluarga
- account_circle Pipin
- calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
- visibility 740
- print Cetak

Prarekonstruksi Steven Arya Sitorus di Sungai Tangkahan Langkat
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tangkahan memanggil namamu, Dan hati kami hancur.
Pagi itu kau tersenyum seperti biasa, Bercerita tentang mimpi-mimpi indah.
Tak ada yang tahu sungai itu akan merenggut Sahabat kami, Steven Arya yang gagah.
Kau bermain, kau tertawa, kau penuh semangat. Satu detik kemudian arus membawa dirimu pergi.
Kami berlari, kami menangis, memanggil namamu, Tapi Tangkahan hanya diam membawa kau ke keabadian.
Mengapa kau pergi? Mengapa begitu cepat? Kami belum siap melepas tanganmu…

Foto unggahan Instagram Sekolah Global Prima Penghormatan untuk Steven Arya Sitorus.
Steven… sahabat kami…
Di hati kami kau tetap hidup. Meski sungai telah membawamu, Kenanganmu takkan pernah hilang.
Steven… sahabat kami…Keluarga dan sahabat kini bersatu, Menangis bersama, menguatkan satu sama lain…
Untukmu… Steven Arya…Setiap kali lewat pinggir Tangkahan, Angin seolah membawa suaramu.
“Kita harus kuat,” begitu katamu dulu.
Sekarang kami belajar hidup tanpa dirimu. Keluargamu menangis di rumah yang sepi, Foto-fotomu jadi pelukan di malam hari.
- Penulis: Pipin


