Dua Santri Meninggal Korban Listrik Padam di Sumbagut
- account_circle Pipin
- calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
- visibility 183
- print Cetak

Akibat Listrik Padam Dua Santri Tahfidz Meninggal Dunia di Kabupaten Tanah Datar, Sabtu (23/05).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Dugaan sementara, korban meninggal akibat terpapar gas karbon monoksida (CO) dari mesin genset. Gas ini sangat berbahaya karena tidak berbau dan tidak berwarna, serta dapat menyebabkan keracunan fatal jika terhirup dalam jumlah cukup,” jelas Iptu Ronald dikutip dari langgam id.
Peristiwa ini pun menyebar cepat di media sosial, menimbulkan berbagai komentar dari warga. Beberapa mempertanyakan posisi genset saat digunakan, serta menyoroti tanggung jawab pihak terkait.
Warganet juga menyampaikan rasa duka dan simpati kepada keluarga korban. Salah satu pengguna media sosial, Widya, berdoa, “Selamat jalan Gibran dan Popo (Haikal), semoga keluarga diberikan ketabahan.”
Sementara itu, sejumlah warga dan tokoh masyarakat mengingatkan pentingnya penggunaan genset dengan ventilasi yang memadai agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menggunakan alat listrik dan mesin genset di ruang tertutup.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian ini dan memastikan langkah-langkah pencegahan untuk keselamatan masyarakat di kemudian hari.
- Penulis: Pipin


