Pemerintah Buka Keran, Pemerintah Daerah Diijinkan Gelar Kegiatan di Hotel
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
- visibility 95
- print Cetak

Hotel Madani Hotel Syariah di Kota Medan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ia menyebutkan bahwa kegiatan di hotel dan restoran memiliki dampak langsung terhadap karyawan dan rantai pasok makanan serta minuman yang bergantung pada industri tersebut.
“Lapangan usaha perhotelan dan restoran memiliki jumlah karyawan yang cukup banyak dan juga memengaruhi rantai pasokannya. Oleh karena itu, kegiatan rapat di hotel dan restoran harus tetap berjalan, meskipun harus dikurangi jumlahnya,” katanya.
Menteri Dalam Negeri juga menyampaikan bahwa peluang terbesar untuk menggelar kegiatan di hotel dan restoran justru berada di tingkat daerah. Sebab, pemerintah pusat hanya memotong anggaran sebesar Rp50 triliun dari total anggaran sebesar Rp552 triliun untuk seluruh daerah di Indonesia. Ia menilai angka tersebut tidak terlalu signifikan dan tidak akan mengganggu alokasi dana lainnya.
“Daerah harus diberi kebebasan untuk mengadakan rapat di hotel dan restoran. Perjalanan dinas juga tidak masalah, yang penting tetap mengikuti protokol kesehatan. Jangan sampai terlalu banyak rapat, cukup tiga sampai empat kali saja,” imbuh Tito.
- Penulis: mediagramindo


