Rico Waas Main Gendang Melayu Deli di Pembukaan Pekan Budaya Medan 2026
- account_circle Pipin
- calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
- visibility 17
- print Cetak

Pekan Budaya Medan 2026 di Lapangan Benteng Kota Medan, Jumat (09/10).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Mayoritas mungkin 90 persen tidak pernah melihat tarian tersebut. Padahal sejatinya tarian tersebut adalah tarian asli dari Melayu yang mungkin hampir punah pada saat ini,” ungkap Rico Waas.
Rico Waas menegaskan, pelestarian budaya tidak boleh hanya berfokus pada seni kontemporer. Kesenian tradisional yang memiliki nilai sejarah dan kesakralan juga harus diberi ruang.
“Jangan sampai kebudayaan kita terkikis satu per satu hingga akhirnya menghilang. Apa yang kita lihat hari ini merupakan kekayaan yang harus kita jaga agar anak-anak dan cucu kita tetap mengenal budaya daerahnya,” tegasnya melalui pesan tertulis, Jumat (09/10).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Ahmad Barli Mulia Nasution menjelaskan, Pekan Budaya Daerah diisi dengan berbagai pertunjukan dan perlombaan.
Adapun rangkaian acara Pekan Budaya Medan 2026 meliputi:
1. Menegakkan Keris
2. Berbalas Pantun Melayu
3. Tari Kreasi Zapin Melayu
4. Kuliner Nasi Hadap-Hadapan Multietnis
5. Kampung Budaya
6. Estafet Egrang antar pelajar SMP se-Kota Medan
- Penulis: Pipin


