Aksi Segerombolan Pria Bertopeng di Belawan Pungli Dengan Kekerasan
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Minggu, 28 Des 2025
- visibility 85
- print Cetak

Aksi Segerombolan Pria Bertopeng di Belawan Melempar Pengendara di Belawan Kota Medan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medan – Sebuah peristiwa pemalakan dengan kekerasan terjadi di wilayah Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara, saat arus mudik Natal dan Tahun Baru. Kejadian ini terekam dalam sebuah video viral yang menunjukkan sekelompok pria mengancam dan memaksa sopir truk untuk menyerahkan uang, dengan menggunakan kekerasan berupa pelemparan batu dan tongkat.
Dalam video berdurasi singkat tersebut, terlihat sekitar 10 pria diantara menutupi wajahnya dengan topeng, membawa tongkat dan melempar batu ke arah sopir truk yang melintas.
Aksi tersebut dilakukan secara brutal dan terkesan terorganisir, sehingga memicu keprihatinan masyarakat dan warganet di media sosial.
Peristiwa ini terjadi di Sicanang Belawan pada hari Jumat, 27 Desember 2025 sekitar pukul 07.30 wib, di tengah situasi arus mudik yang padat. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran akan keamanan pengguna jalan di wilayah tersebut selama masa liburan akhir tahun.
Sejumlah komentar pun bermunculan di media sosial menyoroti aksi kekerasan ini. Ramadhan Dhani berkomentar, “Ada Polisi tidur,” menyinggung keberadaan pos polisi yang dianggap tak mampu mencegah aksi kejahatan. Sedangkan Eka Wandiro menyampaikan sindiran, “Maaf ya bang sungguh-sungguh maaf, kan kalau lewat Polsek ada bacaan ‘KAMI SIAP MELAYANI ANDA’ mungkin melayani yang ada apanya.” Sementara Linda Mariana menambahkan, “Polisinya masih ngurusin korban banjir,” dengan emot tertawa, menunjukkan rasa prihatin sekaligus keprihatinan terhadap lambatnya penanganan aparat.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak kepolisian terkait kejadian tersebut. Polisi setempat masih melakukan penyelidikan dan berupaya mengidentifikasi pelaku agar dapat diadili sesuai hukum yang berlaku.
Kejadian ini menjadi perhatian masyarakat luas sebagai pengingat pentingnya peningkatan pengamanan dan pengawasan di daerah rawan kejahatan selama periode liburan panjang.
Masyarakat diimbau tetap waspada dan melaporkan setiap kejadian mencurigakan kepada aparat berwajib.
- Penulis: mediagramindo


