Dibalik Film Pesta Babi Sutradara dan Pemeran Film Berbeda
- account_circle Pipin
- calendar_month Senin, 25 Mei 2026
- visibility 518
- print Cetak

Dandhy Laksono, Sutradara dan Pemeran Yasinta Moiwend, di Film Pesta Babi, Senin (25/05).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Saya dijebak, dimanfaatkan oleh mereka. Jadi, saya minta film Pesta Babi untuk dihentikan. Tidak ada izin dan sepengetahuan saya,” tegasnya.
Sutradara Beri Klarifikasi
Menanggapi hal itu, sutradara film “Pesta Babi” Dandhy Laksono menyampaikan klarifikasi melalui Instagram pada Senin, 25 Mei 2025. Ia meminta publik tidak terburu-buru menghakimi Yasinta.
“Kita tak pernah benar-benar tahu apa yang sedang dialami Mama Yasinta Moiwend di pedalaman Papua sana. Apa pun yang muncul di media sosial, sepertinya kita perlu menahan diri untuk tidak menghakimi beliau,” tulis Dandhy.
Kasus ini memicu sorotan terhadap etika produksi film yang melibatkan masyarakat adat, terutama terkait transparansi izin dan persetujuan. Publik mendesak pihak berwenang dan produser memberikan klarifikasi dan menyelesaikan masalah secara adil sesuai hak-hak masyarakat adat.
Film “Pesta Babi” sendiri tengah menjadi perbincangan di media sosial karena mengangkat isu masyarakat adat di Papua yang saat ini sedang masif pengerjaan Proyek Strategi Nasional (PSN) di Papua Selatan oleh Pemerintah
- Penulis: Pipin


