Ketegangan Memanas di Bundaran HI: Massa Aksi Saling Dorong dengan Barikade Ketat 4.000 Personel TNI-Polri
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
- visibility 170
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Gesekan fisik pertama kali pecah sekitar pukul 15.15 WIB ketika salah satu kelompok massa dari barisan depan mencoba menerobos kawat berduri yang dipasang petugas di dekat pos polisi Bundaran HI. Beberapa mahasiswa tampak terlibat adu mulut yang berujung pada aksi saling dorong dengan petugas yang mempertahankan lini pertahanan mereka menggunakan tameng. Situasi semakin memanas saat beberapa provokator di bagian tengah barisan mulai melempar botol air mineral kosong dan melepaskan tembakan suar (flare) berwarna merah ke udara, memicu reaksi defensif dari aparat yang langsung mempererat barisan dan bersiap melepaskan tembakan gas air mata jika situasi berubah menjadi anarkis.
Melihat situasi yang semakin mengkhawatirkan dan berpotensi menimbulkan korban luka dari kedua belah pihak, para koordinator lapangan (Korlap) dari pihak mahasiswa segera berupaya meredam emosi barisannya. Menggunakan pengeras suara dari mobil komando, mereka meminta massa untuk mundur satu langkah dan tetap menjaga kedisiplinan satu komando. Di sisi lain, pimpinan kepolisian yang berada di lapangan juga mengambil langkah taktis dengan memerintahkan anggotanya untuk tidak terpancing emosi dan tetap mengedepankan pendekatan persuasif serta humanis dalam menghadapi tekanan massa yang mayoritas berstatus intelektual muda tersebut.
- Penulis: mediagramindo


