Mahasiswa Unhas Gandeng Duta Petani Milenial Ekspor ke Jepang
- account_circle Pipin
- calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
- visibility 223
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BONE – Penguatan kelembagaan jadi kunci biar petani gak jalan di tempat. Itu yang coba diwujudkan Tim PPK Ormawa UKM Keilmuan dan Penalaran Ilmiah KPI Universitas Hasanuddin lewat kegiatan “Sikola P4S” di Desa Kajaolaliddong, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Senin (3/8/2026).
Kegiatan ini bagian dari program Mannennungeng: Smart Hydro Loop. Tujuannya sederhana bikin P4S Lamellong makin kuat, biar bisa jadi pusat belajar dan penggerak inovasi pertanian di desa.
Dalam forum ini, pengurus P4S Lamellong, kelompok tani, petani, sampai pemerintah desa duduk bareng. Materinya gak berat-berat amat. Mulai dari cara kelola organisasi yang rapi, ngembangin SDM petani, sampai strategi cari mitra biar P4S bisa mandiri secara finansial.

Biar gak cuma teori, panitia ngundang, Abdul Rahman. Dia ini Duta Petani Milenial binaan Kementerian Pertanian RI sekaligus pengelola P4S Merapi Jeneponto.
Kisahnya inspiratif banget. Dari P4S kecil, sekarang P4S Merapi udah jadi tempat pelatihan pertanian, tempat magang bersertifikat nasional, bahkan punya program Genta Organik untuk pertanian organik.
- Penulis: Pipin


