Polres Ultimatum 1×24 Jam SAD Jambi Menyerahkan Diri Terkait Pengeroyokan Anggota TNI
- account_circle Pipin
- calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
- visibility 252
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SAROLANGUN – Aksi pengeroyokan terhadap anggota Yonif TP-896/SP oleh sekelompok warga Suku Anak Dalam (SAD) bersenjata tajam dan membawa pistol laras panjang viral di media sosial. Peristiwa terjadi di perkebunan kelapa sawit PT SAL, Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Jambi, pada Jumat (28/08/2025) siang.
Kapolres Sarolangun kini mengeluarkan ultimatum 1×24 jam kepada 18 pelaku untuk menyerahkan diri.
Awal mula kejadian saat 5 anggota TNI bersama 1 petugas keamanan PT SAL melakukan patroli di kawasan perkebunan.
Mereka mendapati 4 orang warga SAD sedang mengambil Tandan Buah Segar (TBS) sawit secara ilegal.

Karena tugasnya hanya monitoring, petugas kemudian mengambil dokumentasi berupa foto dan video untuk laporan ke perusahaan.
Tindakan itu memicu kemarahan. Salah seorang SAD tidak terima aktivitas penjarahan TBS didokumentasikan. Keributan pun pecah. Ponsel milik anggota TNI dirampas dan dibuang.
Tidak lama kemudian, sekitar 50 pemuda SAD datang mengepung kendaraan petugas dari arah depan dan belakang. Aksi pengeroyokan terhadap anggota TNI pun terjadi.
- Penulis: Pipin


