Pasca Banjir di Medan, Kelangkaan BBM dan Insiden Kekerasan di Medan Deli
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Senin, 8 Des 2025
- visibility 177
- print Cetak

Dua pria Bersajam bentrok dengan Supir di SPBU Kelurahan Mabar Medan Deli Kota Medan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ruslan berharap agar seluruh sopir dan kernet bersatu padu dalam menghadapi ancaman kriminalitas, serta mengedepankan usaha membersihkan lingkungan dari tindakan premanisme.
“Semoga seluruh sopir dan kernet bersatu padu mencari Lawa-Lawa/Bajing dan membersihkannya. Aamiin,” tulisnya.
Selain itu, Surya mengungkapkan kekesalannya terhadap lemahnya pengawasan dan perlindungan hukum di Medan. Ia berpendapat bahwa masyarakat harus berani menggunakan cara sendiri dalam membela diri jika polisi tidak mampu menegakkan keamanan.
“Gak ada polisi dan hukum di Medan, kalian harus pakai hukum rimba dan kompak lawan jika polisi maksa menangkap rekan sesama masyarakat yang membela diri dari kejahatan dan kriminalitas,” ujarnya.
Sementara itu, Eben menyampaikan pandangannya mengenai maraknya kriminalitas yang tidak kunjung tertangani. Ia menyayangkan minimnya tindakan nyata dari aparat keamanan, meskipun sudah ada berbagai institusi seperti gubernur, walikota, Brimob, Sabhara, polisi, dan satpol PP.
“Penjahat merajalela di negeri ini. Kita lawan jadi tersangka. Gak kita lawan jadi korban. Sudah ratusan kali viral, tapi masalah ini tetap saja tidak terselesaikan. Miris melihat kondisi negeri ini,” katanya.
- Penulis: mediagramindo


